Pemain 30 tahun ini menerima tindakan rasis saat Juventus melawat ke Sardegna Arena, markas Cagliari dalam lanjutan Serie A, Minggu (7-1-2018) dinihari WIB. "Hari ini saya diperlakuan rasis saat pertandingan. Orang-orang brusaha mengintimidasi dengan kebencian," ujar Matuidi seperti dikutip dari Football Italia.
Perlakuan rasis terhadap gelandang 30 tahun ini tidak berpengaruh pada permainan Juventus. Si Nyonya Tua menang tipis 1-0 lewat gol Federico Bernardeschi.
Baca juga : Juventus Dapat Kabar Buruk! Strikernya Harus Absen Beberapa Minggu Ke Depan
Matuidi mengaku tidak pusing dengan perlakuan tersebut. Gelandang Timnas Prancis ini malah bersimpati pada pelakunya.
"Saya bukan orang yang mudah benci benci, saya hanya bisa kasihan pada mereka. Sepak bola adalah cara untuk menyebarkan persamaan, semangat, dan inspirasi dan untuk itulah saya di sini. Perdamaian," ucap Matuidi.
Perlakuan rasis itu bukan pertama kalinya terjadi di markas Cagliari. Pada Mei 2017, Sulley Muntari yang membela Pescara mengeluhkan perlakuan rasis padanya.
Anehnya, Muntari malah dikartu oleh wasit saat mengeluhkan perlakuan tersebut. Muntari sangat terkejut saat mengetahui kalau yang bertindak rasis padanya adalah seorang anak.
Muntari mengetahuinya setelah mendekati suporter yang berperilaku rasis padanya.
sumber : bola.com
Baca juga : Lerby Eliandri Memperpanjang Kontrak Bersama Borneo FC
